Blogroll


Komentar Terbaru


Arsip


My World


@octanasquare


Visitors


Time is Life


new

    My Great Web page

Pengunjung

    66.256

Pahlawan , Aku dan Habibie

Ditulis pada 13 November 2012 Oleh anazahidah-fkm09 | Kategori : Opini

Dirgahayu, Hari Pahlawan 10 November 2012 : )

Rasanya sudah berkali-kali melewati hari dimana, ruh dari pahlawan seakan terpanggil mengisi ruang dunia yang isinya penuh masalah , Indonesia. Begitu pelik rumitnya setiap fenomena yang terjadi namun rasanya jika dibandingkan dengan perjuangan yang telah pahlawan lalui dulu tidak dapat tertandingi. Well, menjadi bagian dari arek suroboyo mau tidak mau hari pahlawan menjadi moment tersendiri yang ditunggu-tunggu. Untuk sekedar menikmati pemandangan yang jarang terlihat, ya Nasionalism! Lihat saja berita begitu banyak berita tv yang menayangkan semangat kepahlawanan yang tiba-tiba dimiliki Indonesia ketika hari pahlawan tiba dan bisa dilihat, sebagai pelopornya tidak lain dan tidak bukan arek suroboyo.Mau tidak mau, memang arek suroboyo dan medan perjuangan surabaya menjadi saksi atas perjuangan para pahlawan. Bung tomo dengan semangat kepemudaannya dengan lantang menyuarakan Takbir, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar ! menebas penjajah dengan menyatukan warga menghasilkan kekuatan luar biasa. Itulah sebagian kecil dari sejarah, wanna know more ? silahkan berkunjung ke Tugu Pahlawan Surabaya : ) Rasakan Sensasinya

 

Alhamdulillah, selalu menarik kota pahlawan ini ketika 10 November tiba. Mungkin di lain kota akan berbeda jadinya. Atau bahkan hanya terlihat hambar tidak ada yang menarik. Tapi, lain halnya di Surabaya ini, bayangkan saja H-1 minggu di jalan-jalan saja sudah terpampang baliho event yang menarik untuk dikunjungi dalam rangka memperingati hari pahlawan dari edukasi (seminar) hingga entertainment (konser puluhan artis ibu kota , Ovj in Surabaya dll). Bagian dari event edukasi yang menarik pada 10 november ini adalah saya berkesempatan bertemu dengan pak habibie : ) ya BJ. Habibie Pangeran dari ratu Ainun : ) what a beautiful love story. Bertepatan dengan Dies Natalis ITS ke-52, Institut Teknologi Sepuluh November mengadakan Orasi Ilmiah yang disampaikan oleh Pak Habibie untuk civitas akademika ITS dan mahasiswa lainnya. Saya termasuk dari mahasiswa lainnya :D karena dari Airlangga menuju ITS untuk menghadiri orasi ini dan terlebih lagi lama sudah saya menanti kesempatan bertemu dengan pak habibie dan ternyata Surabaya adalah tempatnya : ). Alhamdulillah Entah mengapa, ada ikatan emosional tersendiri ketika melihat langsung wajah pak habibie. Mungkin ini yang dinamakan cinta, seketika ekspresi menjadi layu dan tangis tak tertahankan dalam iringan do’a “semoga bapak selalu sehat dan tegar ya..” Loved this part , ITS menyambut pak habibie dengan cara yang unik : ) dan mengharukan. Paduan Suara ITS mendendangkan widuri yang sarat makna dan kenangan ibu ainun dengan bapak habibie. Pak habibie yang duduk di singgasana nya juga ikut melantunkan widuri sambil tersenyum.

 

Di suatu senja di musim yang lalu Ketika itu hujan rintik

Terpukau aku menatap wajahmu

Di remang cahaya sinar pelangi

Lalu engkau tersenyum

Ku menyesali diri Tak tahu apakah erti senyummu

Dengan mengusap titik airmata Engkau bisikkan deritamu

Tersentuh hati dalam keharuan

Setelah tahu apa yang terjadi

Sekian lamanya engkau Hidup seorang diri

Ku ingin membalut luka hatimu ( korus )

Widuri (widuri) Elok bagai rembulan... oh sayang Widuri (widuri) Indah bagai lukisan...

oh sayang Widuri (widuri) Bukalah pintu hati untuk ku Widuri (widuri)

Ku akan menyayangi Sekian lamanya engkau Hidup seorang diri

Ku ingin membalut luka hatimu ( korus ) Widuri (widuri) Elok bagai rembulan...

oh sayang Widuri (widuri) Indah bagai lukisan... oh sayang Widuri (widuri) Bukalah pintu hati untuk ku

Widuri (widuri) Ku akan menyayangi Widuri (widuri) Elok bagai rembulan... oh sayang Widuri (widuri)...

 

Well, banyak pesan yang beliau sampaikan kepada kami dalam orasi ilmiahnya bahwa setiap diri kita memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya namun mau atau tidak, mengambil peluang atau membiarkannya, sekarang atau nanti, kita mau mewujudkannya.

Octaviana Wulandari_Surabaya, Hari Pahlawan saatnya berevolusi pemuda untuk Negara.

- 1 Komentar -

1. cCVryrDp

pada : 31 May 2013
nana (dek fatan) Posted on dari smp sampe kuliah seranakg,,tetep suka banget lagu ini,,, I like this spt menggmbrkn kebersamaan,, semangat ,, semuanya ..

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :