Blogroll


Komentar Terbaru


Arsip


My World


@octanasquare


Visitors


Time is Life


new

    My Great Web page

Pengunjung

    66.277

Preparation For Being Super Mom

Ditulis pada 10 March 2012 Oleh anazahidah-fkm09 | Kategori : Kuliah IKM UNAIR

"Gagal merencanakan berarti merencanakan kegagalan"

Itulah pepatah yang sering kita dengar, dan memang that's show us for being great we've to prepare first. Namun pernahkah kita memikirkan sedikit saja mengenai persiapan untuk menjadi keluarga super dengan mempersiapkan generasi terbaik kita? :D *berat ini bahasannya .. Yup setidaknya kita sama-sama tahu bahwa hal ini adalah PENTING guys.

Pelajaran kuliah hari ini adalah mengenai Program Gizi Bumil namun sekali lagi ilmu kehidupan adalah ilmu yang tak dapat terbayarkan berapapun harganya. Banyak yang akan didapat dan tentu saja untuk diamalkan yang semula tidak tahu menjadi tahu dan akhirnya mau untuk dilakukan untuk kebaikan diri maupun yang lain. *bukan maksud ceramah .. check this out

Program Gizi Bumil

Gizi merupakan hal yang masih menjadi PR bagi teknisi kesehatan, mengapa ? karena bermula dari asupan gizi inilah kita dapat terbebas maupun terjangkit oleh penyakit. Dan satu lagi yang perlu kita ingat, AKI atau Angka Kematian Ibu di Indonesia sampai saat ini masih sangat tinggi faktor penyebabnya tentu sangat kompleks dan terutama adalah gizi bumil yang tak dapat memenuhi kebutuhan Ibu maupun janin.
Nah, adapun penyebab langsung AKI yaitu

a. Pendarahan : disebabkan kebanyakan karena ibu anemia.

b. Infeksi : faktor pendukung karena ibu anemia.

c. Keracunan kehamilan (eklampsia) : terutama karena hipertensi yang mengakibatkan ibu kejang dan jika telat diberi perlakuan maka akan terjadi perdarahan otak. Faktor risiko dari perdarahan adalah bumil yang telah melahirkan sebanyak >7 anak. 

Nah, mengerikan juga kan? ternyata kelahiran pun tidak mudah masih banyak kemungkinan yang terjadi akibat kita tidak aware dan care pada janin. Bagaimana mengatasinya? tentu saja dengan deteksi awal pemeriksaan kehamilan dan konsultasi kepada Bidan maupun dokter. 

Masalah

Masalah yang sering terjadi adalah justru dari beberapa pihak keluarga 

a. Ibu dan keluarga tidak mengenal kemungkinan penyakit yang akan terjadi selama kehamilan

b. Ibu tidak peka akan tanda-tanda kelahiran, hal ini disebabkan mobilitas ibu yang tinggi kerapkali tidak peka dan tanda kelahiran. Tanda kelahiran meliputi nyerinya di pinggul selama 5x1 menit, jika sudah terjadi selama 30 menit maka segera berangkat meminta pertolongan. Hal ini pula biasanya terdapat penghalang yaitu karena decision maker Mertua maupun ibu.

c. Ibu tidak mendapat fasilitas yang memadai, banyak faktor yang menjadi sebabnya yaitu dokter tidak di tempat, alat belum di sterilkan,dll

Padahal seperti yang sering terjadi akibat dari keterlambatan tersebut adalah Air fluksus pecah dan membuka jalan lahir,apa artinya?
Cairan fluksus merupakan tanda kelahiran yang akan membuka jalan lahir yang semestinya keluar bersamaan dengan bayi, namun bila pertolongan telat maka cairan tersebut habis lebih dulu dan jalan lahir akan kering dan timbul gesekan yang luar biasa antara jalan lahir dengan bayi yang sering membuat infeksi.
cukup menakutkan bukan? hal ini pula yang mengharuskan para imam keluarga sedia di minggu ke 36 tanda kelahiran akan datang. walaupun tidak stay at home paling tidak tanggap dan sedia ya..? :)

Berhubungan dengan Gizi sekarang, kenapa  sih kita perlu persiapan gizi

Jauh sebelum hamil ternyata mempunyai efek signifikan terhadap 

kesehatan jangka panjang bagi bayi dan ibu.

Got the point? yup, janin dalam kandungan tidak hanya mengalami tumbuh kembang melainkan programming keadaan kesehatannya untuk masa depan. Dan itu semua based on tercukupnya atau tidak kebutuhan janin dalam kandungan, jika tidak maka jangan salahkan bila ada failed programming yang menyebabkan bayi mengalami berbagai kekurangan ataupun indikasi kesehatan yang terganggu di masa dewasanya. Diabetes, Kanker Pyudara, Obesitas, Hipertensi, Kelainan Jantung maupun kecerdasan otak.

Janin kurang gizi akan menyesuaikan pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya terhadap asupan gizi yang masuk melalui ibunya

 

Janin kurang gizi

adaptasi

aliran darah berkurang

Pembentukan organ hati tidak sempurna

Fungsi hati tidak optimal

 

 

Jika fungsi hati tidak optimal maka kemampuan hati mencerna kolesterol pun akan terhambat, akibatnya tubuh secara otomatis memproduksi kolesterol walaupun diet sudah dilakukan nah tentu kita tahu kolesterol tinggi menyebabkan apa? yup penyakit jantung atau stroke.

 

Janin Kurang Gizi

Janin mengambil makanan dari ibu

Pusat makanan di otak tersetting untuk rakus (kelaparan yang berkelanjutan)     

Tersetting hingga dewasa

Obesitas

 

 

Itulah salah satu sebab obesitas yang ternyata bukan kesalahan karena kebiasaan makan semata, ternyata memang ada yang sudah ter setting di pusat orak sejak masih dalam kandungan, maka jangan heran kalau melihat anak yang mungkin daya tampung makanannya berbeda dengan kita 10x lipat.

Luar biasa bukan? Perlu disiapkan sejak dini, kapan? sekarang tentunya :) makan dengan gizi seimbang dan hindari junk food .


Masih banyak yang ingin di share disini, terutama mengenai distribusi berat badan ibu selama kehamilan yang kadang membuat ibu takut kelebihan berat badan, baikkah seperti itu? kita tunggu jawabannya di postingan selanjutnya :) 

 


Octaviana Wulandari

Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga
IKM A 2009
Surabaya 

- 3 Komentar -

1. IsuPdfmdGsaV

pada : 21 July 2012
wah saya juga ada rencana untuk lasik di Netra... mata saya hanya minus 1.75 dneagn silindris 0.75. Cuman karena tuntutan pekerjaan harus bermata normal tidak ada minus maupun silindris, jadi saya ingi mencoba lasik.trimakasih atas postingan pengalamannya, sunggh bermanfaat. :)

2. yasin

pada : 22 October 2012
siap-siap yah ana...

3. admin

pada : 24 October 2012
sejak dini...

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :