Blogroll


Komentar Terbaru


Arsip


My World


@octanasquare


Visitors


Time is Life


new

    My Great Web page

Pengunjung

    66.283

Ruhnya Keilmuan

Ditulis pada 20 December 2011 Oleh anazahidah-fkm09 | Kategori : Kuliah IKM UNAIR

Membentuk Pandangan secara Kaffah


Pendidikan Agama Islam merupakan hal yang menjadi bekal dalam kampus kami Universitas Airlangga dengan motto Excellent With Morality hal inilah yang menuntut kami sebagai Ksatria Airlangga untuk memahami diri dengan mencerminkan akhlaq yang baik terlebih menjadi seorang muslim yang tangguh.

Hal inilah yang terlihat dari keseriusan kampus kami dengan memberikan bekal keagamaan khususon Agama Islam. Dimulai dari Maba melalui Pembinaan Baca Al-Qur'an selama satu semester, kemudian PAI semester satu bobot 2 sks yang berbasis pengenalan mengenai Aqidah dan Fiqh kemudian dilanjutkan dengan PAI II di semester V dengan bobot 2 sks dan berbasis pada Perspektif Islam dengan Keilmuan Kesehatan Masyarakat, Luar biasa Bukan??

Ya, itulah mengapa saya mencintai tuesday morning :) karena diawali dengan pelajaran PAI dengan dosen dengan segala profesi ada ahli gizi, ahli epidemiologi, ahli lingkungan, ahli promosi kesehatan dll so proud with them dengan berbagai keilmuan namun beliau menjadi sosok yang sering membuat mahasiswa terpana jika sudah mengisi kelas PAI kami, karena bagaimana mungkin sosok cerdas itu sangat luar biasa ketika pula dituntut menjadi pembicara/ ustadz ustadzah dengan membahas keislaman dikaitkan dengan keilmuan (bukan hal yang mudah, Anda dapat cari berapa jumlah ustadz di luar yang berbicara mengenai hal ini)

Ya, itulah luar biasanya Kampus Kami Universitas Airlangga. PAI merupakan mata kuliah yang WAJIB untuk diambil dan dengan sistem yang luar biasa dimana PAI II diisi dengan dosen mata kuliah kami sendiri yang tentunya lebih banyak faham mengenai KeIslaman dibanding dosen lain (sudah terbukti setelah mengajar kami selama 1 semester ini)

Well, terbukti dakwah dengan melalui pendekatan keilmuan

akan mudah membuka mata hati para pemuda

Semoga banyak yang tercerahkan bahwa kuliah hanyalah fasilitator selanjutnya seperti dosen super saya bilang

Tidak Penting kalian TAU

Yang terpenting adalah MAU mengaplikasikan

karena

Siapapun Anda tidak dapat menjadi seorang Muslim

bila Anda tidak MAU mengaplikasikan apa yang Anda TAHU

Ingat, hanya orang yang telah tercerahkanlah yang mendapat petunjuk

dan mengerti manisnya Iman dan Islam

 

Demi ALLAH

Berbahagialah menjadi "orang aneh" disekitarmu yang mengecap hal itu

karena sungguh yang kita cari di dunia ini adalah

bekal untuk hari selanjutnya


(dr. Muhammad Farid)


Octaviana Wulandari

 

Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga 
Aktif di kegiatan kerohanian Departemen Agama Islam sebagai kadiv. Kaderisasi 2012-2013

Surabaya

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :